PROMO 12.12 YES! BELAJAR DATA SCIENCE 6 BULAN CUMA 122K!
Diskon Spesial 97% Belajar Data Science Bersertifikat!
SERBU DISINI!
Pendaftaran ditutup dalam 1 Hari 22 Jam 17 Menit 33 Detik 

Catat! Ini 3 Keuntungan Belajar SQL dalam Mengolah Data

Belajar Data Science di Rumah 19-November-2021
https://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/25e2b6385fda730deba9dbdf99a38670_x_Thumbnail800.png

Tahukah Anda bahwa kami menghasilkan lebih dari 2,5 triliun byte data setiap hari? Kecepatan pembuatan data ini adalah alasan di balik popularitas teknologi kelas atas seperti Ilmu Data, Artificial Intelligence, machine learning, dan sebagainya.


Dengan big data yang saat ini tersedia, bisnis dan industri mengumpulkan dan menghasilkan miliaran data setiap hari. Fenomena big data membutuhkan keterampilan yang tepat untuk dapat membuat makna dari hal itu “ baik itu di bidang medis, pendidikan, bisnis, olahraga, dll. Perusahaan-perusahaan ini harus mampu tidak hanya mengumpulkan dan menyimpan data tetapi juga menganalisisnya untuk membuat keputusan strategis dan terinformasi yang dapat meningkatkan profitabilitas dan memecahkan masalah kehidupan nyata. Bayangkan manfaat dan kegunaan big data dalam merancang model untuk memudahkan lalu lintas dan membuat transportasi di menjadi mudah dan nyaman. Banyak hal lagi yang bisa dilakukan dan salah satu keterampilan yang dibutuhkan oleh seorang data scientist adalah SQL. 


SQL (Structured Query Language) adalah bahasa database yang digunakan untuk membuat, memelihara, dan mengambil basis data relasional. Dimulai pada tahun 1970-an, SQL telah menjadi alat yang sangat penting dalam kotak alat data scientist karena sangat penting dalam mengakses, memperbarui, memasukkan, memanipulasi dan memodifikasi data. Ini membantu dalam berkomunikasi dengan basis data relasional untuk dapat memahami dataset dan menggunakannya dengan tepat.


Biasanya saat Data Scientist saat  melakukan pengolahan data akan membutuhkan sebuah tools yang dapat menampilkan data yang kita minta. Salah satu tools tersebut ialah Mysql (Structured Query Language).  Dalam  melakukan pengolahan data Ada tiga jenis SQL (Structured Query Language) yang wajib untuk diketahui diantaranya, yaitu Data Manipulation Language (DML), Data Definition Language (DDL), dan Data Control Language (DCL).


 Jadi apa itu SQL dan kenapa SQL harus dipelajari?


1. Easy to Learn

Tidak seperti bahasa pemrograman lain yang membutuhkan pemahaman konseptual tingkat tinggi dan menghafal langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan tugas, SQL dipuji karena kesederhanaannya dengan menggunakan pernyataan deklaratif. Ini menggunakan struktur bahasa sederhana dengan kata-kata bahasa Inggris yang mudah dipahami dibandingkan dengan menghafal string angka dan huruf dalam bahasa lain. Jika baru mengenal pemrograman dan data science, SQL adalah bahasa terbaik untuk memulai. Sintaks pendek memungkinkan untuk meminta data dan mendapatkan wawasan darinya. Sebagai seorang data scientist yang bercita-cita tinggi, kamu perlu belajar SQL karena mudah dikuasai. SQL adalah dasar dari data science.


Agar kamu dapat terus maju dan memiliki penguasaan yang baik di bidang ini, kamu harus memulai perjalanan karier data science dengan bahasa yang sederhana namun kuat seperti SQL. Sangat mudah untuk mempelajari dasar-dasar SQL dan menggunakannya untuk menanyakan dan memanipulasi data. Selain itu, ada alat Business Intelligence (BI) berbasis SQL yang sangat berguna dan dapat dengan mudah digunakan oleh seorang data scientist. SQL juga akan memberi   pengetahuan dasar yang dapat membantu   mempelajari bahasa pemrograman lain sembari mempersiapkan   untuk memahami basis data NoSQL.


Baca juga : Belajar Query MySQL Dasar yang Wajib Kamu Tahu Khususnya Untuk Pemula


2. Memudahkan Menginput Data

Sebagai seorang data scientist, hal pertama yang ingin   ketahui adalah pemahaman mendalam tentang dataset yang   kerjakan. Mempelajari SQL akan memberi pemahaman yang kuat tentang basis data relasional dan karenanya memungkinkan untuk menguasai dasar-dasar data science.


Meskipun SQL dapat digunakan untuk melakukan sejumlah tugas manajemen data yang bervariasi, membuat kueri database dengan select, menyisipkan catatan dengan insert, dan memperbarui catatan yang ada dengan update adalah beberapa perintah yang paling banyak digunakan, dan merupakan tempat yang baik untuk memulai secara praktis. SQL.

  • Memilih Data

  • Memasukkan ke dalam Tabel

  • Memperbarui Catatan


Kumpulan perintah kedua kami termasuk yang digunakan untuk create dan drop table, serta untuk delete record. Dengan pemahaman tentang kumpulan perintah yang berkembang ini, tiba-tiba banyak dari apa yang dapat disebut sebagai manajemen data reguler dan kueri dapat dicapai (dengan latihan, tentu saja).

  • Creating Tables

  • Drop a Table

  • Deleting Records


SQL akan membantu untuk menyelidiki set data secara memadai, memvisualisasikan nya, mengidentifikasi strukturnya dan mengetahui bagaimana bentuk dataset sebenarnya. Ini akan memungkinkan   untuk mengetahui apakah ada nilai yang hilang, mengidentifikasi pencilan, NULLS, dan format dataset. Melalui pengirisan, pemfilteran, agregasi, dan pemilahan, SQL akan memungkinkanmu untuk bermain-main dengan dataset, mengenalnya secara menyeluruh, dan mengetahui bagaimana nilai-nilai didistribusikan dan bagaimana dataset disusun. Karena pisau bedah ada di tangan seorang ahli bedah, begitu pula SQL di tangan seorang data scientist untuk itu sangat berguna dalam "incising" melalui dataset untuk pemahaman terperinci.


3. Sistem Keamanan yang Sudah Terjamin

Hal lain yang menjadi kelebihan dari MySQL adalah sistem keamanan yang cenderung lebih terjamin. Hal ini dikarenakan MySQL sudah mengatur hak akses pengguna atau user dengan enkripsi yang cenderung tinggi. Selain enkripsi yang tinggi tersebut, MySQL juga memiliki beberapa fitur keamanan lainnya, seperti level nama pada detail host serta pembuatan subnet masuk.


Enkripsi data ini sangat penting, misalnya saja untuk yang dikirimkan ke beberapa pihak, secara rutin dienkripsi terlebih dahulu agar kerahasiaannya terjaga. Data mentah atau belum terenkripsi disebut dengan plaintext, kemudian dikenai perlakukan agar tidak mudah dibaca oleh orang yang tidak berkepentingan.



Enkripsi data, melihat penjelasan di atas, memiliki beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh pihak yang bersangkutan. Yang pertama dan paling utama adalah terjaminnya kerahasiaan informasi yang digunakan. Ketika data terenkripsi, pihak yang bisa memanfaatkannya hanya yang mengetahui cara untuk menguraikan kode tersebut, tentu saja pihak yang bersangkutan. Hal ini sudah menutup satu celah untuk penyusup dalam menyalahgunakan data tersebut.


Baca juga : Saatnya Belajar SQL, Kenali Rekomendasi Query SQL Bagi Pemula


4. Belajar Mengolah Data Bersama DQLab!

Penguasaan materi MySQL yang benar dan baik dapat mendorong kalian agar semakin cepat memasuki industri data dengan kemampuan pemrograman yang memadai. Kalian dapat belajar bersama DQLab untuk mempercepat perkembangan skill kalian, dengan sign up di DQLab, kalian dapat mengerjakan module "Introduction Data Science with Python and R" sebagai materi pemanasan sebelum belajar MySQL di DQLab. Ayo, gabung bersama DQLab.id dan dapatkan materi lengkap seputar Data Science!


Bergabung sekarang dan dapatkan module secara GRATIS dan masih banyak benefit lainnya jika belajar di DQLab. 



Mulai Belajar
Data Science Sekarang
Bersama DQLab

Buat Akun Belajarmu & Mulai Langkah
Kecilmu Mengenal Data Science.

Buat Akun Gratis Dengan :

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/8be7fae4b69abead22aa9296bcab7b4b.jpg Sign-Up dengan Google

https://dqlab.id/files/dqlab/file/data-web-1/data-user-2/50040333a3a5d46bf130664e5870ebc6/d0aa879292fb427c0978d2a12b416e98.jpg Sign-Up dengan Facebook

Atau Buat Dengan :