UJI POTENSI DIRI GRATIS untuk Mendapatkan Beasiswa Data Science
dan Kesempatan Internship di Perusahaan Ternama Indonesia  DAFTAR DISINI

Belajar Query MySQL Dasar yang Wajib Kamu Tahu Khususnya Untuk Pemula

Belajar Data Science di Rumah 19-Agustus-2021
https://www.dqlab.id/files/dqlab/cache/3cb3611ca7e9262a503f1cea919951f2_x_Thumbnail800.jpg

Belajar Query MySQL dasar menjadi hal yang penting untuk dipelajari oleh pemula sebelum belajar lebih jauh lagi. MySQL Query adalah perintah atau instruksi yang dapat digunakan untuk mengelola database atau tabel dalam database MySQL. Query lebih dikenal dengan sebutan SQL (Structured Query Language) yang artinya adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini merupakan bahasa standar yang digunakan dalam mengelola basis data atau database.

Database merupakan elemen penting dalam aplikasi karena mampu menyimpan data. Data yang tersimpan dapat digunakan kembali untuk berbagai kepentingan seperti ditampilkan, diagregasi, diolah dan sebagainya. MySQL mampu menyimpan banyak database. Setiap database tersusun oleh table dan setiap table terdiri dari kolom (field) dan baris data (row). Pada artikel kali ini, kita akan membahas query-query dasar yang wajib diketahui oleh pemula sebelum belajar SQL lebih dalam lagi. Tunggu apalagi? Simak penjelasan berikut dan jangan lupa untuk diterapkan!


1. SELECT & WHERE

Perintah SELECT pada MySQL adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan data dari tabel yang ada di database dan dapat juga menjadi sebuah ekspesi. Namun pada dasarnya, perintah SELECT berfungsi untuk menampilkan data pada tabel secara keseluruhan. 

Syntax Dasar:

SELECT * FROM nama_tabel

Atau

SELECT nama_field, nama_field, nama_field FROM nama_tabel

Contoh Penggunaan:

SELECT * FROM customers;

Atau

SELECT nama, kota FROM customers;

Dalam beberapa kasus yang sering terjadi yaitu ketika seorang programmer ingin menampilkan data yang spesifik. Caranya adalah dengan menggunakan logika ekspesi, umumnya diawali dengan perintah WHERE lalu diikuti kondisi seperti AND, OR, LIKE, BETWEEN, IN, NOT IN, dan lain sebagainya. 

Berikut adalah Syntax Dasarnya:

SELECT field / * FROM nama_tabel WHERE kondisi

Perintah diatas hanyalah sebuah syntax dasar dan menjadi asumsi perintah agar sampai sini sudah dapat dibayangkan. 


Baca juga : Perbedaan Python R dan SQL


2. INSERT

Menambahkan sebuat data ke dalam tabel MySQL merupakan salah satu aktivitas yang paling umum digunakan. Pembuatan database dan tabel hanya perlu dilakukan satu kali saja, namun menginput data ke dalam tabel akan terus dilakukan sepanjang penggunaan aplikasi. Di dalam MySQL dan juga DBMS lainnya, kita menggunakan query INSERT untuk menambahkan data kedalam tabel.

Syntax Dasar:

  • Tanpa mendefinisikan nama field:

INSERT INTO nama_tabel VALUES ("nilai_masukan", "nilai_masukan", "dst");

  • Dengan mendefinisikan nama field:

INSERT INTO nama_tabel ("nama_field", "nama_field", "dst") VALUES ("nilai_masukan", "nilai_masukan", "dst");

Contoh Penggunaan:

Memasukkan data berikut ini ke dalam tabel:

Nama: Salsabila

Kota: Yogyakarta

Negara: Indonesia

INSERT INTO customers VALUES ("", "Salsabila", "Yogyakarta", "Indonesia");

Atau

INSERT INTO customers ("nama", "kota", "negara") VALUES ("Salsabila", "Yogyakarta", "Indonesia");


3. UPDATE

Query UPDATE dipakai untuk melakukan perubahan data pada tabel MySQL, yakni proses update baris atau record. Format dasar query UPDATE adalah sebagai berikut:

Syntax Dasar:

UPDATE nama_tabel SET nama_kolom = data_baru WHERE kondisi

  • nama_tabel adalah nama dari tabel yang record/barisnya akan diperbarui (update).

  • nama_kolom adalah nama kolom dari tabel yang akan di update.

  • data_baru adalah nilai data yang akan diinput sebagai nilai baru dari kolom.

  • kondisi adalah kondisi atau syarat dari baris yang akan diubah, misalnya jika kolom nama customers= Salsabila maka lakukan update.

Contoh Penggunaan:

UPDATE customers SET nama customers='Salsabila' WHERE id = '4';

Setiap mengubah data dengan perintah UPDATE diharapkan menambah perintah WHERE di akhir. Tujuannya agar tidak mengubah seluruh record.


4. DELETE

Penggunaan DELETE digunakan untuk menghapus record pada tabel, baik itu satu data/record atau lebih. Untuk penghapusan baris dalam MySQL, kita memerlukan beberapa syarat, yaitu nama tabel dimana baris tersebut berada serta kondisi untuk penghapusan. Format dasar penulisan query DELETE adalah sebagai berikut,

Syntax Dasar:

DELETE FROM nama_tabel WHERE kondisi

  • nama_tabel adalah nama dari tabel yang record/barisnya akan dihapus.

  • kondisi adalah kondisi baris yang akan dihapus, misalnya hapus kolom nama_customers= "Salsabila".

Contoh Penggunaan:

DELETE FROM customers WHERE negara = "Indonesia";

Sama halnya query UPDATE, DELETE juga harus diakhiri dengan WHERE. Penggunaan query DELETE tanpa WHERE dapat menyebabkan seluruh record yang telah dimasukan ke tabel terhapus.


Baca juga : Perbedaan Python R dan SQL


5. Terapkan Ilmu Query Dasar Pada MySQL Bersama DQLAB!

Nah itulah query-query dasar pada MySQL yang harus kamu ketahui sebelum kamu mempelajari MySQL lebih dalam lagi teman-teman. Penggunaan query ini sangat penting, karena nantinya query ini dapat dipadukan dengan query lainnya yang belum kita pelajari seperti INNER JOIN, OUTER JOIN, dan lain sebagainya. Jadi sangat disarankan untuk memahami dan mengerti dulu query dasar di atas sebelum lanjut ke query lainnya.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai MySQL serta bagaimana caranya menggunakan MySQL? Kunjungi langsung situs DQLab dan buat Akun GRATIS sekarang juga untuk nikmati pengalaman belajar bersama DQLab dengan mengakses module gratis "Introduction to Data Science". Kamu bisa mulai memperdalam ilmu kamu mengenai MySQL dan membangun portofolio datamu dengan belajar bersama DQLab!



Penulis : Salsabila Miftah Rezkia

Editor : Annissa Widya Davita

Mulai Bangun Karirmu Bersama DQLab!